Perjalanan Karier Saya

 "Perjalanan Karier Saya Catur Perkasa"

Catur Perkasa, alumni Bintara Prajurit Karier TNI AD tahun 1997 melaksanakan konsolidasi dan temu kangen di Magelang, Minggu (09/09).

Konsolidasi dan temu kangen sesama angkatan yaitu Bintara PK IV atau yang lebih dikenal dengan sebutan Catur Perkasa merupakan sarana untuk melaksanakan evaluasi internal sesama angkatan dan pembahasan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh personel Catur Perkasa sebagai bagian dari TNI AD.

Ketua paguyuban Catur Perkasa wilayah Jawa Tengah dan DIY, Pelda Suwondo menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan sarana untuk komunikasi sesama lulusan Bintara PK IV guna membentuk kekompakan dan keharmonisan untuk menuju soliditas sesama alumni. Temu Kangen Catur Perkasa, wilayah Jawa Tengah dan DIY ini dihadiri lebih dari 300 personel yang berasal dari berbagai satuan di Wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Anggota Catur Perkasa yang menyebar di seluruh satuan di wilayah Jawa Tengah dan DIY diharapkan bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Dengan tidak lepas dari Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI sehingga setiap tindakan dan perbuatan dapat memberikan manfaat bagi TNI, rakyat dan NKRI.

Lebih lanjut Suwondo menambahkan, agar dalam pelaksanaan tugas sehari-hari para anggota Paguyuban Catur Perkasa hendaknya bisa bersinergi dan bekerja sama dengan seluruh rekan kerja baik yang dari militer maupun non militer. Catur Perkasa sebagai sebuah paguyuban yang mewadahi para personel TNI AD lulusan Bintara PK IV, sebagai bagian kecil dari TNI AD maka Catur Perkasa wajib hukumnya menjaga nama baik TNI AD dan melaksanakan tugas-tugas yang diemban demi tetap utuh dan tegaknya NKRI.

“Selain harus kompak, Catur Perkasa juga harus bisa memberikan sumbangan secara nyata pada Angkatan Darat” terang Suwondo.

Saat ini banyak personel Catur Perkasa yang berdinas di satuan kewilayahan, satuan bantuan administrasi, lembaga pendidikan dan masih ada yang di satuan tempur maupun satuan bantuan tempur.

Khusus bagi personel yang di satuan kewilayahan atau teritorial Ketua Paguyuban berpesan agar dalam melaksanakan tugas selalu berpedoman pada sesanti yang ada yaitu Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI agar kehadirannya diterima oleh rakyat. Dan janganlah berbuat yang tidak sepantasnya sehingga akan merugikan TNI dan merugikan rakyat.

Temu kangen diisi dengan kegiatan sosial baik memberikan bantuan bagi internal anggota Catur Perkasa, donor darah yang bekerjasama dengan PMI dan memberikan bingkisan pada tukang parkir dan petugas kebersihan di sekitar lokasi temu kangen, RM Kebon Tebu Magelang. (Arif)



Komentar

Postingan Populer